Kamis, 13 Oktober 2022

Materi Sertifikat IT

 NAMA : I’IN MARDHIANA

NIM : 222410102007

MATKUL : ETIKA PROFESI

SERTIFIKAT IT




Sertifikasi Profesi menurut Badan Nasional Standarisasi Profesi(BNSP) adalah sertifikasi kerja yang diperlukan untuk mendapatkan atau meningkatkan kompetensi tertentu. Seringkali digunakan untuk menunjukkan kemampuan atau kualifikasi seseorang berdasarkan atribut atau kriteria yang telah ditentukan oleh sebuah organisasi/badan atau Lembaga pengembangan (biasanya sudah terakreditasi).

  Berikut alasan pentingnya sertifikasi IT :

1.       Sertifikasi membantu karyawan mengisi posisi terbuka.

2.       Sebagian besar perusahaan memiliki satf TI yang memegang sertifikasi.

3.       Sertifikat professional TI menjadi pemberi kerja yang hebat.

4.       Sertifikasi IT semakin penting.

5.       Pelatihan saja tidak cukup.

  Benefit sertifikasi IT bagi individu :

·         Sertifikasi IT membuat anda terpisah dari kandidat yang bersaing di pasar kerja yang kompetitif.

·         Mendapatkan sertifikasi IT (yang terbaru) membuktikan kemampuan anda saat ini dalam bidang yang perubahannya sangat cepat.

·         IT professional bersertifikasi mendapatkan gaji yang lebih tinggi daripada yang tidak bersertifikat.

·         IT professional bersertifikasi mendapatkan rasa hormat dan kredibilitas diantara rekan kerja dan atasan.

·         Berkorban waktu dan sumber daya untuk mendapatkan sertifikasi membuktikan dedikasi anda terhadap karir IT anda.

·         IT professional bersertifikasi mendapatkan akses ke komunitas profesi sejenis dan memungkinkan menghasilkan Kerjasama dalam hal pekerjaan.

 

Benefit sertifikasi IT bagi bisnis :

·         75% manager TI percaya bahwa sertifikasi penting untuk kinerja tim.

·         Perusahaan dapat menggunakan sertifikasi TI untuk investasi, mempertahankan dan mempromosikan karyawan yang menjanjikan.

·         Sertifikasi IT yang dimiliki karyawan akan meningkatkan keseluruhan kualitas layanan yang ditawarkan kepada pengguna jasa IT.

·         Teknisi yang bersertifikat melaksankan tugas secara lebih konsisten, meningkatkan kehandalan IT dan organisasi.

 

Jenis-Jenis Sertifikasi di Bidang IT

1. Sertifikasi Developer

·         C/C++ certifications.

·         Microsoft – Certified Solutions Developer (MCSD).

·         Amazon – Web Services Certified Developer.

·         Adobe Certified Expert (ACE).

·         Certified Secure – Software Lifecycle Professional.

·         Cloudera Certified Developer for Apache – Hadoop (CCDH).

·         Oracle Certified Java Certifications (OCP, OCM, and OCE).

·         Google – Apps for Business Certified Deployment Specialist.

·         Red Hat – Certified JBoss Developer (RHCJD).

·         Certified – Scrum Developer (CSD).

2. Sertifikasi Bidang Mobile

·         MTA – Developer.

·         IBM – Certified Mobile Application Developer.

·         Android – Certified Application Developer.

·         Kony – Certified Developer.

·         Swift – Developer Certification.

3. Sertifikasi Big Data

·         Oracle – Business Intelligence Certification.

·         Microsoft – Certified Systems Engineer  Business Intelligence (MCSE).

·         Microsoft – SQL Server Certifications.

·         Cloudera – Certified Professional Data Scientist.

·         EMC – Data Scientist.

4. Sertifikasi Cloud

·         Amazon –  Web Services Certified Solutions Architect (AWS-CSA).

·         Google – Cloud Certifications.

·         Vmware – Certified Professional 6 – Data Center Virtualization.

·         CompTIA – Cloud+.

·         Microsoft – Certified Systems Engineer: Private Cloud (MCSE).

5. Sertifikasi Jaringan

·         Mikrotik Certified Network Associate (MTCNA).

·         Cisco Certified Networking Associate (CCNA).

·         Mikrotik Certified Routing Engineer (MTCRE).

·         Cisco Certified Internetwork Expert (CCIE).

·         Cisco Certified Networking Professional (CCNP).

·         CompTIA Network+.

 

Pada tanggal 27 September 2022 , saya mengikuti pembelajaran mata kuliah Etika Profesi yang diadakan oleh fakultas ilmu computer Universitas Jember secara tatap muka. Pada pertemuan kali ini membahas mengenai Sertfikasi Profesional IT yang disampaikan oleh prof. Drs. Slamin, M.Comp.Sc., Phd. Dengan adanya materi ini saya menjadi lebih paham pentingnya sertifikasi yang dapat digunakan di dunia pekerjaan . di penghujung materi, prof. Drs. Slamin, M.Comp.Sc., Phd. Memeberikan waktu dan kesempatan pada mahasiswa untuk berdiskusi tentang apa saja yang termasuk sertifikasi IT serta definisi dari sertifikat.

 

 


Senin, 03 Oktober 2022

Materi Kode Etik

 NAMA : I’IN MARDHIANA

NIM : 222410102007

MATKUL : ETIKA PROFESI

KODE ETIK



Kode etik profesi ialah sebuah pedoman untuk bersikap tingkah laku dalam melakukan perbuatan ketika melaksanakan tugas. Kode etik profesi digunakan sebagai sarana untuk membantu para pelaksana sebagai seseorang yang berprofesional, agar tidak merusak etika profesi ketika sedang menjalankan tugasnya. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sangsi yang agak berat, maka masuk dalam kategori norma hukum.

Tujuan Utama Kode Etik Profesi

a)       Memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai jasa atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional

b)        Untuk menjungjung tinggi martabat profesi

c)         Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi.

d)        Untuk meningkatkan mutu profesi.

e)         Meningkatkan layanan diatas keuntungan pribadi.

f)         Mempunyai organisasi professional yang kuat dan terjalin erat.

 

Manfaat Kode Etik Profesi
1. Kode etik profesi dapat meningkatkan kredibilitas korporasi atau perusahaan.
2. Kode etik profesi menyediakan kemungkinan untuk mengatur dirinya sendiri.
3. Kode etik profesi dapat menjadi alat atau sarana untuk menilai dan mengapresiasi tanggung jawab sosial perusahaan.
4. Kode etik profesi merupakan alat yang ampuh untuk menghilangkan hal-hal yang belum jelas menyangkut norma-norma moral, khususnya ketika terjadi konflik nilai.

Pelanggaran Kode Etik Profesi
1. Idealisme dalam kode etik profesi tidak sejalan dengan fakta yang terjadi di sekitar para profesional sehingga harapan terkadang sangat jauh dari kenyataan.
2. Kemungkinan para profesional untuk berpaling kepada kenyataan dan mengabaikan idealisme kode etik profesi.
3. Adanya peluang kepada profesional untuk berbuat menyimpang dari kode etik profesinya.

Pelanggaran Kode Etik Profesi

Adanya batasan dalam berperilaku tentunya terdapat beberapa orang melanggarar dalam batasan-batasannya yaitu:

- Idealisme dalam kode etik profesi tidak sejalan dengan fakta yang terjadi di sekitar para profesional sehingga harapan terkadang sangat jauh dari kenyataan

- Kemungkinan para profesional untuk berpaling kepada kenyataan dan mengabaikan idealisme kode etik profesi

- Adanya peluang kepada profesional untuk berbuat menyimpang dari kode etik profesinya


EXPERIENCE

Pada tanggal 13 September 2022,  pertemuan minggu ke-4 dari matkul Etika Profesi Kelas D Fakultas Ilmu Komputer UNIVERSITAS JEMBER . Pertemuan kali ini dilakukan secara offline oleh dosen pengganti Etika Profesi yang diampu oleh Ibu Oktalia Juwita S.Kom, M.MT. Perkuliahan hari ini sangat lancar dan juga sangat bermanfaat untuk kedepannya ,seperti bagaimana kode etik yang seharusnya dilakukan oleh profesional IT, baik itu di bidang system analyst , developer, web progammer, dan network engineer. Selain itu, Ibu Oktalia Juwita S.Kom, M.MT juga memaparkan betapa pentingnya manfaat dari kode etik di dunia kerja.

 

 

 


Minggu, 11 September 2022

Materi Profesi IT & Profesionalisme

 

NAMA : I’IN MARDHIANA

NIM : 222410102007

MATKUL : ETIKA PROFESI

PROFESI IT & PROFESIONALISME



Apa Itu Profesi?

Profesi adalah panggilan/sebutan yang membutuhkan keahlian khusus dan persiapan akademik yang  Panjang dan intensif.

Menurut Merriam-Webster, “ A Professional is relating to a job that requires special education, training , or skill.”

Menurut The United State of Federal Regulations (The US CFR) mendefinisikan seoran “Professional employee” adalah orang yang terlibat dalam pekerjaan dimana;

1.       Membutuhkan pengetahuan advance di bidang sains yang biasanya diperoleh melalui kursus intelektual khusus dan Pendidikan di institusi Pendidikan tinggi atau rumah sakit.

2.       Mensyaratkan melaksanakan kebijakan / aturan dan penilaian atas kinerjanya

3.       Di dominasi karakter inteektual.

 

ETIKA SEORANG IT PROFESSIONAL

    -           Harus open mind  terhadap teknologi baru yang dibutuhkan perusahaan dan pasar.

-            Membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan rekan kerja, atasan, klien, stakeholder dll.

-            Melaksanakan tugas dan fungsinya serta berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan di bidang IT.


 

Apa Itu Profesionalisme?

Profesionalisme adalah perpaduan antara kompetensi dan karakter yang menunjukkan adanya tanggung jawab. Sedangkan,

Menurut KBBI, Profesionalisme adalah mutu , kualitas , dan tindak tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau orang yang professional.

 

Ciri-Ciri Professionalisme Bidang IT

1.       Memiliki keterampilan serta kemahiran dalam mengunakan peralatan tertentu yang bersangkutan dengan bidang IT

2.       Mempunyai ilmu serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka dalam membaca situasi.

3.       Mempunyai sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan probadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain.

 

Jenis-Jenis Profesi Bidang IT

Ø   Software Engineering

Ø   IT Engineer

Ø   IT Operasional

Ø   IT Management

Ø  Data & Business

NARASI PERTEMUAN KE-3

Pembelajaran mata kuliah Etika Profesi dengan bab “Profesi IT dan Professionalisme” dilaksanakan pada pertemuan minggu ke-3 pada hari Selasa, 06 September 2022 oleh Oktalia Juwita S.Kom., M.MT. selaku dosen  pengganti Etika Profesi  . Dimana pembelajaran ini  dilakukan secara luring atau tatap muka  di kampus Universitas Jember . pada materi kali ini saya dapat menambah pengetahuan mengenai beberapa profesi IT yang sangat dibutuhkan di era digital saat ini.  Pada pertemuan ini juga dijelaskan beberapa contoh sertifikasi yang sangat berguna khusunya untuk para mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer. 

                                                         -- Sekian dan Terima kasih --

 

Sabtu, 10 September 2022

Materi Etika Profesi

NAMA : I’IN MARDHIANA

NIM : 222410102007

MATKUL : ETIKA PROFESI

PERTEMUAN : KE-2 

ETIKA PROFESI


Kata etika berasal dari kata ethos yang memiliki dua makna yaitu yang pertama berarti “kebiasaan atau adat” sedangkan yang kedua berarti “perasaan batin atau kecenderungan batin yang mendorong manusia dalam perilakunya”. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimiliki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik.

 

PENGERTIAN ETIKA MENURUT PARA AHLI

·         Menurut George Reynolds (2014), Etika adalah seperangkat keyakinan tentang perilaku benar dan salah dalam suatu masyarakat.

·         Menurut Martin (1993), Etika didefinisikan sebagai “the discipline which can act as the performance index or reference for our control system”. Dalam pengertian secara khusus dikaitkan dengan seni pergaulan manusia  , dengan demikian atika adalah refleksi dari apa yang disebut dengan “self control” karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepentingan kelompok social (profesi) itu sendiri.

·         Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Departemen P dan K, 1998), etika dijelaskan dengan membedakan tiga arti sebagai berikut.

1.       Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak);

2.       Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengna akhlak;

3.       Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan/masyarakat.

 

PENGERTIAN PROFESI

          Profesi adalah suatu pekerjaan yang dalam melaksanakan tugasnya memerlukan atau menuntut keahlian (expertise) tertentu, menggunakan teknik-teknik ilmiah, serta dedikasi yang tinggi.

Seseorang yang menekuni suatu profesi tertentu disebut professional, sedangkan professional sendiri mempunyai makna yang mengacu kepada sebutan orang yang menyandang suatu profesi.

          Sedangkan, menurut DE GEORGE, profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.

Professional adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi.

 

CIRI-CIRI PROFESI

·        Keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoritis

·        Asosiasi professional

·         Pendidikan yang ekstensi

·         Ujian kompetensi

·         Pelatihan institutional

·         Lisensi

·         Kode etik

·         Status dan imbalan


 PENGERTIAN ETIKA PROFESI

Etika Profesi menurut Keiser dalam (Suhrawardi Lubis,1994:6-7) adalah "sikap memberikan pelayanan professional terhadapa masyarakat dengan penuh ketertiban dan keahlian sebagai pelayanan dalan rangka melaksanakan tugas berupa kewajiban terhadap masyarakat."

Kode etik profesi adalah system norma, nilai dan aturan professional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik,dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi professional.

 

FUNGSI KODE ETIK PROFESI

1.     Memberikan pedoman bagi setiap angota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan.

2.     Sarana control social bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan

3.      Mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi

 

- Narasi Pertemuan Kedua 

    Pertemuan minggu ke-2 pembelajaran mata kuliah “Laporan Etika Profesi” dilaksanakan pada hari Selasa, 30 Agustus 2022. Namun pembelajaran ini tidak dapat dilakukan secara tatap muka dikarenakan Prof. Dokter. Slamin, M.Comp.Sc., Ph.D. selaku dosen pengampu tidak dapat hadir karena suatu alasan.  Oleh karena itu, diberitahukan di laman SFS (Sister For Student) yang merupakan sebuah aplikasi untuk seluruh warga kampus UNIVERSITAS JEMBER   . Aplikasi ini sangat membantu memudahkan para mahasiswa/i untuk melakukan presensi , mempelajari materi dari dosen , memantau jadwal perkuliahan dll. Meskipun pembelajaran dilakukan secara daring melalui zoom meeting namun kelas tetap terlaksana dengan penuh tertib dan tidak mengabaikan materi dari dosen . Tetapi di sisi lain terdapat kekurangan mengenai pembelajaran daring ini saya kesulitan untuk memahami materi yang disampaikan ,juga ada beberapa kendala dari mahasiswa/i lain seperti sambungan internet putus, suara yang patah-patah sehingga tidak terdengar jelas, dan kurangnya interaksi antara dosen dan mahasiswa.

MATERI IT FORENSIK

 NAMA : I’IN MARDHIANA NIM : 222410102007 MATKUL : ETIKA PROFESI      IT FORENSIK `      Pada suatu kasus terdapat suatu masalah yang tida...